“Luas lokasi sekolah SMPN 4 Simpang Empat sekitar 1,5 hektare, sebagian dibangun gedung sekolah, lapangan olahraga dan kebun hortikultura”
Batulicin (Antaranews Kalsel) – SMPN 4 Simpang Empat, Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan, mengembangkan tanaman sayur-mayur, buah-buahan atau tanaman hias di lahan sekitar sekolah.
Kepala Sekolah SMPN 4 Simpang Empat Marwanto melalui guru bimbingan konseling Mariono di Batulicin, Selasa mengatakan, selain bertujuan untuk menjadikan lahan tidur menjadi lahan produktif, budidaya hortikultura di sekitar sekolah juga memberikan contoh sekaligus menjadi lahan penelitian bagi siswa dan guru.
“Luas lokasi sekolah SMPN 4 Simpang Empat sekitar 1,5 hektare, sebagian dibangun gedung sekolah, lapangan olahraga dan kebun hortikultura,” katanya. Untuk tanaman yang mulai dikembangkan, di antaranya, sayuran seperti cabai, terong, kacang, jagung dan yang lain dan sebagian bunga.
Ia berharap pemanfaatan lahan tersebut juga untuk memberikan pendidikan kepada siswa agar mereka perduli terhadap lingkungan yang ada di sekitar. Dalam pelaksanaannya, semua siswa saat mengikuti pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) guru mata pelajaran akan mendampingi siswanya dalam melakukan praktek secara langsung ke lapangan melakukan tanam sayuran dan merawatnya hingga panen.
Ke depan, tanaman sayuran yang sudah siap panen dijual ke pasaran dan keuntungannya akan dikelola kembali sebagai modal yang akan datang. Sebelumnya, pihak sekolah juga pernah menanam kacang hijau akan tetapi perawatan tanaman kacang hijau memerlukan tenaga dan perawatan kusus maka kurang memungkinkan kita lakukan penanaman lagi.
“Nantinya dalam pengelolaan dan pemanfaatan lahan kosong yang ditanami sayuran dan buah-buahan berhasil, kami akan mempromosikan sistem pemanfaatan lahan tersebut sebagai sekolah agro bisnis,” katanya.
Editor: Hasan Zainuddin
